http://www.bankdki.co.id/en/product-services/layanan/modern-banking/jakone-mobile-bank-dki

Debat Keempat, Prabowo Ungguli Capres Petahana

Capres Jokowi dan Prabowo saat dalam debat keempat calon presiden 2019. Foto: ist

Jakarta- Sabtu (30/3) malam agenda Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan debat calon presiden sebagai rangkaian kegiatan dalam Pemilihan Presiden 2019.

Kedua calon presiden, baik Joko Widodo dan Prabowo Subianto mengaku sudah siap dan tidak ada kendala yang berarti dalam menjalankan agenda tersebut.

Dalam debat keempat yang mengusung tema ideologi, pertahanan dan keamanan,  pemerintahan dan hubungan luar negeri itu terlihat calon presiden 02 Prabowo Subianto tampil tegas dan terlihat tanpa beban. Sebaliknya dengan calon presiden petahana,  penampilannya terlihat seperti ada tekanan, beberapa kali dia seolah mengusap keringat di wajahnya seolah kurang percaya diri.

Kondisi tersebut juga dilihat oleh politisi Partai Berkarya Rahmat,  SH.  Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Pengusaha Berkarya (PBPB) itu, Calon Presiden Prabowo Subianto terlihat mendominasi dan sangat negarawan pemikirannya.

Jawaban Prabowo Subianto mulai dari tema ideologi Pancasila sangat jelas dan gamblang bahwa Pancasila merupakan kesepakatan bangsa Indonesia. Calon presiden yang didukung oleh Partai Berkarya dan diusung oleh Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, dan PKS ini berpandangan agar penanaman Pancasila dilakukan tanpa indoktrinasi dan dimasukkan dalam pendidikan mulai dari pendidikan dini hingga pendidikan tinggi level doktor (S3) .

Penampilan Prabowo malam itu begitu lepas, jawabannya mengalir dengan penyampaian yang tegas.  Apalagi ketika menyinggung soal pertahanan dan keamanan di Indonesia. Prabowo menyoroti masih minimnya anggaran pertahanan keamanan Indonesia yang hanya 0,8 persen dari PDB, dan kalah dari anggaran pertahanan Singapura.

Rahmat, SH. Ketua Umum PBPB. Foto : Ist. 
Mengenai jawaban itu,  Rahmat,  SH yang juga calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Selatan 2 itu menilai Prabowo sangat dominan,  seolah Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad yang tengah menegur Najib.

Prabowo sangat faham dan tegas dalam menyampaikan pandangannya, baik itu menyangkut ideologi Pancasila,  Pertahanan dan Keamanan, Pemerintahan dan Hubungan Internasional.

Dalam debat keempat itu,  masih menurut Rahmat,  calon presiden petahana berusaha untuk meyakinkan masyarakat dengan mengungkapkan hal-hal teknis yang cukup dijawab di level Direktur Jenderal. Sementara Prabowo Subianto menjawab secara komprehensif dan strategis.

Dengan lugas Prabowo menjawab, semua teknis pelayanan publik tersebut kurang bermakna apabila mentalitas aparaturnya masih korup. Prabowo juga mengatakan bahwa kekayaan alam kita cepat mengalir ke luar negeri.  Ia menegaskan, lebih baik menggunakan teknologi lama namun kekayaan Indonesia tidak mengalir ke luar negeri.

Rahmat, SH juga menilai,  jawaban Prabowo dalam diplomasi luar negeri sangat menyakinkan. Hal itu terlihat saat Prabowo sangat meyakinkan dan menggugah nasionalisme siapapun yang menyimak debat tersebut.

Malahan,  Prabowo mengatakan apabila dirinya diamanahi sebagai Presiden,  dirinya akan mengembalikan kajayaan Indonesia sehingga disegani oleh negara lain. Bukan hanya sebagai mediator semata.

Soal pertahanan dan keamanan Prabowo juga mengingatkan, masih lemahnya pertahanan dan keamanan kita. Alat-alat pertahanan keamanan kita masih harus ditingkatkan.

Ia juga menyoroti bagaimana pelabuhan dan bandar udara kita yang dikelola oleh asing. Bukan anti asing, kata Prabowo, jangan sampai tempat-tempat strategis itu dikuasai asing.(AN/AR)

Tidak ada komentar