KPK Sudah Kantongi Nama-nama Pemberi Suap Politisi Partai Golkar

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat jumpa pers di kantor KPK. Foto : Merdeka
Jakarta - Kasus yang menerpa politisi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso (BSP) bak membuka kotak pandora. Satu per satu pihak yang terlibat mulai terungkap.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Juru Bicaranya Febri Diansyah mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi nama-nama pihak yang memberikan suap kepada BSP selain PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK).

Febri mengatakan, dari uang sejumlah Rp 8 miliar yang diduga dari suap dan gratifikasi yang diberikan kepada BSP, sebanyak Rp1,5 miliarnya berasal dari PT HTK. Mantan aktivis ICW itu merinci, dari PT HTK itu rinciannya Rp310,4 juta dan USD 85.130 atau setara dengan Rp1,212 miliar.

Ia juga menerangkan, sisa uang sebanyak sekitar Rp6,5 miliar yang disita dari BSP itu diduga dari pihak-pihak lain terkait dengan jabatan politisi Partai Golkar tersebut sebagai anggota DPR RI Komisi VI.

KPK kini sedang mendalami pihak-pihak yang "menyetor" data Rp6,5 miliar itu ke BSP. Dugaan sementara, uang sebanyak itu diberikan secara bertahap kepada BSP, dan dikumpulkan di kantor PT Inersia di Jakarta. Kemudian uang tersebut diduga dimasukkan ke dalam amplop dengan pecahan Rp20.000 dan Rp50.000. Uang dalam amplop inilah yang diduga untuk melakukan " serangan fajar" dalam pemilihan umum 2019 ini. (MHJ)

Tidak ada komentar