Kesalahan Input di Situng Juga untuk Suara dari Luar Negeri

Jakarta - Kesalahan penginputan data oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) masih saja berlanjut. Tidak cuma untuk data dari dalam negeri juga dari luar negeri diduga mengalami kesalahan input. 

Dari penelusuran di website pemilu2019.kpu.go.id, Kamis (2/5), penelusuran  pukul 11.30 WIB, diduga terjadi salah input data yang tak sesuai dengan hasil laporan form C1. Temuan tersebut terungkap pada hasil penghitungan kotak suara keliling (KSK) 57, Johor Bahru, Malaysia.

Dalam input perolehan suara di Situng KPU, pasangan Jokowi-Ma'ruf ditulis meraih sebanyak 208 suara. Padahal berdasarkan form C1 yang dipindai, pasangan nomor urut 01 itu hanya meraih 81 suara.

Sebaliknya, berbeda dengan  input data perolehan suara Prabowo-Sandi.  Justru  pasangan nomor urut 02 tersebut mengalami penyusutan suara.

Di situng KPU, Prabowo-Sandi tertulis meraih 35 suara, padahal berdasarkan pemindaian form C1, pasangan nomor urut 02 tersebut meraih sebanyak 48 suara.

Seperti diketahui,  kesalahan input sebelumnya juga diketahui terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Di TPS 03 Kelurahan Marao, Kecamatan Ulonoyo, Nias Selatan, Sumatra Utara misalnya. Terdapat salah satu paslon Pilpres 2019 mendapat lebih dari 700 suara, padahal DPT di TPS tersebut hanya sebanyak 78 pemilih.

Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf, dalam input data di Situng KPU, tertulis mendapat 723 suara. Padahal, berdasarkan pindai C1 yang turut dilampirkan, pasangan nomor urut 01 tersebut hanya mendapat 72 suara.(US)

Tidak ada komentar