http://www.bankdki.co.id/en/product-services/layanan/modern-banking/jakone-mobile-bank-dki

Gempa 6,3 SR di Laut Bali, Terasa Hingga Bali

Bangunan roboh di Kabupaten Sumenep, Madura. (Foto:warga sumenep)
Situbondo - Pada pukul 01:44 WIB Kamis (11/10) dini hari terjadi gempa bumi di Laut Bali dengan kekuatn 6,3 skala richter (SR). Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) gempa itu dirasakan di daerah Situbondo, Sumenep, Probolinggo, Jember, Banguwangi, hingga Bali dan Lombok.

Berdasdarkan data yang dilansir BMKG, titik gempa itu terletak di 7.42 Lintang Selatan dan 114.48 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.  Posisi titik gempa tersebut berada di 61 kilometer Timur Laut Situbondo, 83 kilometer Tenggara Sumenep, 87 kilometer Timur Laut Bondowoso, 161 kilometer Barat Laut Denpasar dan 860 kilometer Tenggara Jalarta.

Dari informasi BMKG itu menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Dampak gempa itu dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Sumenep, Madura. Di sana terlihat beberapa bangunan mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, korban jiwa dilaporkan ada tiga orang yang meninggal dan empat orang luka-luka akibat gempa itu. Korban meninggal dikarenakan tertimpa bangunan ketika sedang terlelap tidur.

Ketiga orang yang meninggal itu adalah Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kecamatan Gayam - Sumenep; H. Nadhar (P/55) Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam - Sumenep; dan
Laki-laki Dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kecamatan Gayam - Sumenep.

Sementara itu, mengenai dampak gempa terhadap pertemuan IMF-World Bank di Bali, disebutkan tidak ada pengaruh dan pertemuan tetap berjalan sesuai agenda. (Hw)

Tidak ada komentar