http://www.bankdki.co.id/en/product-services/layanan/modern-banking/jakone-mobile-bank-dki

Haris Pertama : Anak Muda Turut Berempati Pada Masyarakat Terdampak Bencana

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Kupang, Korinus Masneno di kantor Bupati Kupang. Foto : Ist.

Jakarta -
Dampak bencana alam berupa banjir bandang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) masih dirasakan saudara kita di sana. Banyak pihak berempati untuk meringankan beban mereka.

Salah satu pihak yang turut berempati itu adalah Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI). Mereka memberi bantuan kepada korban banjir bandang di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (15/4) dan kemudian menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang akibat bencana siklon seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan berupa sembako itu ditujukan pada warga di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Malaka.

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Kupang, Korinus Masneno di kantor Bupati Kupang. Dalam penyerahan ini, Haris Pertama didampingi oleh Ketua DPD KNPI NTT, Ketua DPD KNPI Kabupaten serta puluhan kader KNPI wilayah NTT.

Kepada Bupati Korinus, Haris Pertama menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Kupang dan NTT. Dia berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk wujud kepedulian kami dari KNPI. Bagi KNPI, anak muda harus turut serta berempati terhadap daerah, khususnya sosial kemasyarakatan,” ujar Haris Pertama kepada wartawan, Jumat (16/4).

Haris menjelaskan bahwa kedatangan KNPI di Kabupaten Kupang telah membawa sediki kebahagian bagi para korban bencana. Haris berkeyakinan jika semua elemen bersatu padu, maka Kabupaten Kupang akan cepat pulih.

“Ini beberapa tahap. Saat ini juga ada inisiatif teman-teman KNPI untuk melanjutkan penggalangan dana. KNPI akan terlibat dan partisipasi aktif dalam penanganan bencana di Provinisi NTT,” ujarnya.(RM)

Tidak ada komentar